Ciri-ciri Skincare Tidak Cocok
Menggunakan skincare sudah bukan menjadi hal yang mewah lagi, sudah menjadi rutinitas kebanyakan orang dengan macam-macam tujuan, antara lain untuk melindungi kulit dari paparan ultraviolet dan memperlambat penuaan dini.
Namun tahukah sahabat veganesia, menggunakan skincare yang tidak tepat dapat menyebabkan kulit justu menjadi lebih buruk, lebih mudah keriput, dan menjadi tidak sehat.

Berapa lama mengetahui skincare cocok atau tidak untuk kulit kamu ?
Sayangnya, tidak ada jawaban pasti untuk ini karena selalu bervariasi antara jenis produk, bahan yang digunakan, siklus kulit individu, pilihan diet dan gaya hidup individu, dan efek yang diinginkan dari setiap produk.
Secara umum, dibutuhkan sekitar 28 hari untuk pergantian sel kulit, yang berarti sebagian besar produk membutuhkan setidaknya satu bulan penggunaan sebelum Anda melihat hasilnya.
Jadi kurang lebih pemakaian skincare satu bulan baru dapat diketahui apakah skincare yang kamu pakai cocok atau tidak .
Ciri-ciri Jerawat yang Disebabkan Oleh Skincare yang Tidak Cocok
Jerawat karena ketidak cocokan skincare merupakan reaksi yang biasa timbul pada produk beauty care / kosmetik yang bersifat komedogenik. Contohnya apabila produk skincare mengandung asam oleat, lanolin, lauril alkohol, petrolatum, dan zat sintetis yang lain.
Efek serupa karena skincare juga sering terjadi pada produk beauty care yang mengandung AHA ( Alpha Hydroxy Acids ), BHA, Retinoid. Beberapa produk tersebut contohnya pelembab, sunscreen, peeling dan scrub juga dapat memberikan efek yang sama.
Gejala yang ditimbulkan diantaranya :
- Jerawat besar pada kulit
- Bisul yang bengkak
- Kemerahan dan nyeri
- Inflamasi / meradang
- Kulit mengelupas
- Kulit kering

Ciri-ciri Muka Iritasi Karena Skincare
Iritasi karena kosmetik / skincare di tingkat tertentu dapat berakibat buruk. Oleh karenanya sebelum hal itu terjadi, ada baiknya mengenali beberapa hal yang menjadi tanda bahwa kulit mengalami iritasi.
1. Kemerahan
Ciri iritasi skincare/kosmetik yang biasanya cepat terlihat adalah muncul bercak kemerahan atau tanda ruam. Reaksi semacam ini bisa muncul dalam waktu yang lama atau sesaat setelah menggunakan kosmetik.
2.Kulit terasa panas dan perih
Jika setelah menggunakan produk makeup, kulitmu terasa panas dan perih, itu merupakan salah satu ciri kulit mengalami iritasi.
Coba hentikan pemakaian kosmetik selama beberapa hari. Jika rasa perih dan panas masih terasa dalam waktu yang cukup lama, itu berarti kamu mengalami alergi kosmetik, karena rasa panas dan perih di kulit akibat iritasi akan segera hilang setelah pemakaian produk kosmetik dihentikan.
3.Rasa gatal di bagian dalam kulit
Ciri lain yang dapat muncul ketika kulit mengalami iritasi kosmetik adalah rasa gatal di bagian dalam kulit.
Jika rasa gatal muncul satu sampai dua jam setelah pemakaian produk kosmetik, kamu tidak perlu khawatir.
Karena bisa jadi kulit kamu sedang beradaptasi dengan produk kosmetik /skincare tersebut dan rasa gatal akan hilang dengan sendirinya.

Bottom Line :
Apa ciri ciri skincare tidak cocok secara keseluruhan ?
1.Iritasi pada kulit
Penyebab : Beberapa bahan di dalam produk kosmetik skincare seperti benzoil peroksida bisa menyebabkan iritasi ringan, kemerahan, atau sensasi terbakar selama berhari-hari.
Kulit mengalami kontak dengan bahan skincare yang mengandung bahan iritan yang menurunkan fungsi sawar kulit. Sehingga sel-sel kulit dapat mengalami kerusakan.
2. Jerawat & bruntusan
Penyebab : Umumnya saat memakai produk skincare baru, akan timbul reaksi jerawat karena kulit beradaptasi dengan produk skincare. Proses adaptasi ini biasanya berlangsung 2-3 minggu.
3. Wajah Menjadi Sangat kering atau Sangat Berminyak
Penyebab Kulit Wajah kering : Kulit terlihat retak atau keriput, dan terasa sangat kering. Penyebabnya beberapa skincare mengandung pH yang terlalu asam atau terlalu basa.
Sehingga mempengaruhi pH alami kulit yang cenderung asam. Ketidakcocokan kulit dengan bahan seperti turunan minyak mineral dan alkohol juga membuat wajah menjadi sangat kering.
Penyebab Kulit Wajah berminyak: Produk skincare yang memiliki konsentrasi zat terlalu kuat dalam mengurangi minyak berlebih justru bisa merusak minyak alami kulit dan membuat kelenjar minyak memproduksi minyak semakin banyak.

4. Fotosensitivitas
Penyebab : Reaksi fotosensitivitas ini terjadi salah satunya karena terkena produk skincare yang mengandung zat yang mengubah kimiawi. Ada dua macam fotosensitivitas, yakni fototoksik dan fotoalergi.
Untuk fototoksik, reaksi yang timbul akibat penggunaan obat (doxycycline dan tetracycline) tergantung dari jumlah bahan yang dipakai atau seberapa besar paparan sinar UV di beberapa bagian tubuh seperti wajah, tangan, dan leher. Ruam kulit seperti terbakar muncul sekitar 24 jam setelah terkena matahari.
5.Alergi kulit
Penyebab : Jika iritasi disebabkan oleh faktor non imun, maka alergi muncul karena respon imun. Respon imun ini terjadi setelah kamu memakai produk dengan kandungan bahan-bahan yang mengandung alergen.
Simak Artikel Bermanfaat Lainya :
Makanan untuk Kesehatan Mata yang Bagus
Mencegah asam lambung dengan pemilihan makanan yang tepat