Makanan untuk jantung lemah dan yang tidak dianjurkan

02 August 2026
477

Makanan untuk jantung lemah dan yang harus dihindari 

 

Penyakit jantung termasuk penyakit yang paling mengancam jiwa dan dapat menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala penyakit kardiovaskuler ini harus mendapatkan perawatan dokter segera. 

Nah, agar gejalanya tidak semakin parah, pasien harus minum obat. Selain itu, menghindari pantangan makanan yang dapat memperparah penyakit jantung. 

Lantas, apa saja makanan dan minuman yang dilarang untuk pengidap penyakit jantung ? Cari tahu jawabannya berikut ini.

 

Makanan yang baik untuk penderita penyakit jantung 

1. Oatmeal

Jenis makanan lainnya yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita jantung lemah atau kardiomiopati adalah oatmeal. 

Oatmeal mengandung serat yang tinggi serta vitamin dan mineral lainnya, seperti magnesium, zinc, fosfor, dan vitamin B1 (thiamin).


2. Kacang dan polong-polongan

Kacang-kacangan, seperti kacang almond dan kacang kenari, serta jenis polong-polongan, seperti kacang merah, kacang hijau, kacang hitam, dan lima, dapat dijadikan pilihan sebagai makanan untuk penderita jantung lemah. 

Pasalnya, kedua jenis makanan ini sama-sama mengandung protein, tetapi tidak mengandung lemak jenuh, seperti halnya daging.

Kacang-kacangan pun mengangdung lemak tak jenuh, serta beberapa vitamin yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. 

Bahkan, beberapa kacang, seperti kacang kenari, juga mengandung asam lemak omega-3 yang juga baik untuk kesehatan jantung.

 

3. Ikan dan minyak ikan

Makanan lainnya yang baik untuk penderita jantung lemah atau kardiomiopati, yaitu ikan dan minyak ikan. Jenis makanan ini mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, detak jantung yang tidak teratur (aritmia), penggumpalan darah, serta risiko gagal jantung dan stroke. Adapun hal-hal tersebut terkait dengan jantung lemah atau kardiomiopati.

Dilansir dari Cardiomyopathy UK, beberapa studi pun menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu pengobatan pasien kardiomiopati dilatasi yang mengalami gagal jantung ringan hingga sedang.


4. Sayuran hijau

Sayuran hijau, seperti bayam, kale, selada, brokoli, kubis, dan sawi, kaya akan vitamin A, C, K, beberapa vitamin B (terutama folat), serta kalium yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. 

Jenis makanan ini juga mengandung serat yang tinggi serta kalori yang rendah sehingga cocok untuk yang menurunkan berat badan serta mencegah obesitas.

Oleh karena itu, jenis makanan ini sangat cocok untuk dikonsumsi oleh penderita jantung lemah. Konsumsilah satu cangkir sayuran hijau matang dalam sehari untuk mendapatkan manfaat bagi jantung Anda. 

Pilihlah sayuran hijau yang segar dan hindari sayuran dalam kaleng atau kemasan karena mengandung natrium yang tinggi.

 

 

Makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung 

 

1. Daging olahan

Sumber protein hewani memang baik untuk jantung. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dari daging sapi. Akan tetapi, bukan daging sapi olahan, seperti sosis, kornet, atau daging asap.

Jenis daging ini mengalami proses pengolahan yang biasanya ditambahkan pengawet. Bahan pengawet daging yang sering digunakan adalah nitrit dan garam.

Orang dengan masalah pada jantung diharuskan mengurangi asupan garam. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, garam dapat menaikkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah kaya oksigen ke jantung.

Bila tekanan darah sudah tinggi, jantung akan mendapat banyak tekanan dan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada pasien penyakit kardiovaskuler, pembuluh arteri bisa rusak dan akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

2. Camilan dan makanan asin

Membatasi asupan garam menjadi salah satu aturan diet pada pasien penyakit kardiovaskuler. Jadi, tidak diragukan lagi jika camilan asin, seperti makaroni gurih atau keripik kentang menjadi makanan yang dilarang untuk pengidap penyakit jantung.

Anda bisa mengganti camilan ini dengan makanan yang lebih sehat, seperti pisang, apel, atau yogurt dengan topping kacang almond atau stroberi.

Kemudian, pastikan masakan yang Anda olah tidak ditambahkan banyak garam. Coba tambahkan rempah-rempah agar makanan tetap lezat dan menggugah selera.

 


3. Makanan tinggi lemak dan kolesterol

Penyebab sakit jantung yang paling umum adalah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah arteri oleh plak. Pada orang yang sehat, pembuluh darah ini menjadi jalur mengalirnya darah kaya oksigen ke jantung.

Akan tetapi, pada orang dengan penyakit jantung, jalur tersebut menjadi lebih sempit karena plak. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar.

Plak pada arteri ini terbentuk oleh lemak dan kolesterol dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Jika makanan tinggi lemak dan kolesterol sering dikonsumi, risiko penyakit jantung akan semakin besar.

Bila pasien penyakit kardiovaskuler mengonsumsi makanan ini, kondisi jantung dan pembuluh darah akan semakin memburuk. Itulah sebabnya, jenis makanan ini menjadi pantangan bagi penderita penyakit jantung.

 


4. Makanan tinggi gula

Obesitas adalah faktor risiko penyakit kardiovaskuler sekaligus memperparah kondisinya. Maka itu, dokter akan meminta pasien penyakit jantung untuk menjaga berat badannya tetap terkendali; tidak terlalu gendut maupun kurus.

Agar berat badan tidak berlebihan, konsumsi makanan tinggi gula harus dihindari. Apalagi dikonsumsi terlalu sering. Contoh makanan tinggi gula yang menjadi pantangan untuk pasien penyakit jantung adalah manisan buah kering, permen, kue-kue manis, dan es krim.
 


Artikel bermanfaat lainya selain makanan untuk kesehatan jantung :

 

Share
  • makanan untuk jantung lemah
  • makanan yang dihindari untuk penyakit jantung
notifikasi (0)
Tanya tanya
Tanya tanya

Halo vegans! Kamu dapat menghubungi Costumer-Service kami melalui link Whatsapp berikut.