Mencegah asam lambung dengan pemilihan makanan yang tepat

02 August 2026
332

Mencegah asam lambung dengan pemilihan makanan yang tepat 

Penyakit yang terjadi di organ lambung ini antara lain dapat menimbulkan nyeri ulu hati (heartburn), sensasi panas atau perih di dada hingga kerongkongan, termasuk rasa pahit dan asam muncul di pangkal tenggorokan.

Gejala asam lambung naik :

Asam lambung merupakan cairan tidak berwarna, encer, dan bersifat asam yang dihasilkan lambung.

Cairan ini berfungsi untuk membantu mencerna protein, mencegah infeksi, dan keracunan makanan, serta memastikan penyerapan vitamin B-12.

Namun, kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH (kadar keasaman) lambung terlalu tinggi. Akibatnya, tubuh mengalami gangguan di pencernaan, kerongkongan, dan mulut.

 


Mencegah asam lambung dengan konsumsi  makanan tertentu

1. Sayuran Hijau

Sayuran secara alami mengandung kadar gula dan lemak yang rendah, sehingga bisa membantu mengurangi asam lambung. Beberapa pilihan sayuran hijau yang baik dikonsumsi saat asam lambung naik, antara lain brokoli, asparagus, kacang hijau, kembang kol, bayam, kangkung, dan timun.

2.Pisang

Buah yang rendah asam ini bisa membantu kamu yang mengalami asam lambung naik dengan cara melapisi lapisan esofagus yang teriritasi. Dengan begitu, ketidaknyamanan yang kamu alami bisa berkurang. 

Pisang juga memiliki kandungan serat yang tinggi yang bisa membantu mencegah gangguan pencernaan. Salah satu serat larut yang ditemukan dalam pisang yaitu pektin, bermanfaat membantu memperlancar perpindahan isi perut melalui saluran pencernaan. Hal ini baik karena makanan yang tinggal dalam waktu lama akan terus menghasilkan asam. 

Baca juga: Begini Cara Alami untuk Redakan Gejala Asam Lambung

3.Melon

Sama seperti pisang, melon juga merupakan buah yang sangat basa. Buah ini adalah sumber magnesium yang baik, kandungan yang juga ditemukan di banyak obat untuk refluks asam. Selain itu, melon juga memiliki pH 6,1 yang membuatnya hanya memiliki sedikit asam. Jenis melon yang paling baik dikonsumsi oleh pengidap asam lambung adalah cantaloupe dan honeydew melon.

4.Oatmeal

Seperti makanan berserat tinggi lainnya, oatmeal membantu mencegah gejala refluks asam. Serat tidak hanya bisa meningkatkan kesehatan usus, tapi juga mencegah sembelit dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya. Dengan perut yang kenyang, kamu cenderung tidak makan secara berlebihan, sehingga risiko asam lambung naik kembali ke kerongkongan berkurang. 

Jadi, buat kamu yang punya penyakit asam lambung, makanlah oatmeal dengan susu rendah lemak atau almond sebagai sarapan, karena keduanya rendah lemak dan sangat basa.

5.Yoghurt

Yoghurt merupakan makanan yang memiliki efek menenangkan yang bisa membantu mencegah ketidaknyamanan pada perut. Makanan ini juga mengandung probiotik, sejenis bakteri baik yang ditemukan di saluran pencernaan yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Yoghurt juga menjadi sumber protein yang baik, sehingga bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik.
 


Cara mencegah penyakit asam lambung

1. Minum Air Putih

Untuk mencegah naiknya asam lambung, maka kinerja pencernaan harus lancar. Agar usus dapat bekerja lebih cepat dalam mengolah makanan, kadar pH yang seimbang dapat menunjangnya. Oleh karena itu, kamu perlu mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup setiap harinya. Selain membantu melancarkan pencernaan, air putih juga dapat menghidrasi tubuh dengan baik.

2. Mengunyah Permen Karet

Gerakan menguyah dalam beberapa waktu, seperti ketika mengunyah permen karet, dapat merangsang laju pelepasan air liur. Hal ini akan membuat asam yang terakumulasi di perut “tercuci” dan bersih lebih cepat. Risiko naiknya asam lambung ke tenggorokan pun akan menjadi semakin kecil.

3. Jangan Langsung Berbaring Setelah Makan

Agar makanan tetap berada di dalam lambung dan tidak keluar kembali lewat kerongkongan, dibutuhkan waktu beberapa saat. Itulah sebabnya, kamu perlu membiasakan diri untuk berdiri atau tetap duduk setelah makan, agar keberadaan makanan dalam lambung dan produksi asam tetap terkontrol.

Hindarilah langsung berbaring setelah makan, setidaknya sekitar 2-3 jam setelah makan. Hal ini bertujuan agar makanan tidak naik kembali ke kerongkongan, mengingat adanya efek gravitasi. Dengan melakukan hal ini, risiko meningkatnya asam lambung akan berkurang.

4. Menarik Napas Dalam-Dalam

Risiko naiknya asam lambung juga dapat dicegah dengan menarik napas dalam-dalam. Pasalnya, saat kamu bernapas, kadar udara yang masuk dapat menguatkan otot-otot yang berada di bawah tenggorokan. Hasilnya, kemungkinan asam lambung untuk naik pun dapat berkurang. 

5. Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Asupan makanan tinggi protein dapat bantu tingkatkan tekanan pada sfingter esofagus bawah, sehingga asam lambung dapat ditekan dan tidak terjadi refluks ke tenggorokan. Jadi, perbanyaklah konsumsi makanan tinggi protein, ya.

6. Ubah Pola Makan

Pola makan yang baik dapat membawa manfaat bagi tubuh, tak terkecuali bagi asam lambung. Makanlah sesuai jadwal, dengan porsi yang lebih kecil. Hal ini dapat efektif mencegah naiknya asam lambung, karena jadwal makan yang berantakan dan porsi makan yang terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan pada perut, sehingga memicu naiknya asam lambung. Hindari juga kebiasaan makan terlalu cepat dan ngemil sebelum tidur di malam hari.

8. Hindari Rokok

Kandungan nikotin dalam rokok dapat membuat sfingter esofagus menjadi relaks. Akibatnya, risiko naiknya asam lambung pun meningkat. Oleh karena itu, hindarilah kebiasaan merokok dari sekarang, ya!

9. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat merupakan salah satu kunci efektif untuk mencegah naiknya asam lambung. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, olahraga teratur, cukup istirahat, dan kelola stres dengan baik.
 

Artikel bermanfaat lainya :


 

Share
  • tips kesehatan alami
  • mie sehat organik
notifikasi (0)
Tanya tanya
Tanya tanya

Halo vegans! Kamu dapat menghubungi Costumer-Service kami melalui link Whatsapp berikut.