Penyebab ASI tidak keluar / Lancar saat Masa Menyusui
Penyebab ASI tidak keluar / lancar saat masa menyusui
Sejak dilahirkan sampai genap berusia enam bulan, ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bagi bayi. Namun sayangnya, tidak sedikit ibu menyusui yang cemas mengenai kecukupan produksi ASI untuk si kecil, khususnya bagi Anda yang baru memiliki bayi.
Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan untuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI? Perlukah minum jamu pelancar ASI?
Jamu dalam hal ini yang dimaksud adalah ASI eksklusif , apa yang dimaksud dengan asi eksklusif berikut manfaat pentingya dalam mengatasi asi tidak lancar
Ada beberapa manfaat ASI Eksklusif untuk bayi 0-6 bulan pertama, sebagai berikut :
1 Mencegah Terserang Penyakit
ASI eksklusif untuk bayi yang diberikan ibu ternyata mempunyai peranan penting,yakni meningkatkan ketahanan tubuh bayi. Karenanya bisa mencegah bayi terserang berbagai penyakit yang bisa mengancam kesehatan bayi.
2 Membantu Perkembangan Otak dan Fisik Bayi
Manfaat ASI eksklusif paling penting ialah bisa menunjang sekaligus membantu proses perkembangan otak dan fisik bayi. Hal tersebut dikarenakan, di usia 0 sampai 6 bulan seorang baui tentu saja sama sekali belum diizinkan mengonsumsi nutrisi apapun selain ASI. Oleh karenanya, selama enam bulan berturut-turut, ASI yang diberikan pada sang buah hati tentu saja memberikan dampak yang besar pada pertumbuhan otak dan fisik bayi selama ke depannya.
Asi tidak keluar / tdk lancar menjadi masalah baru untuk ibu dan si buah hati berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan air asi tidak lancar :
1. Diet Ketat
Setelah hamil dan melahirkan, bentuk tubuh pasti berubah. Bunda mungkin ingin segera mendapatkan bentuk tubuh yang ideal kembali. Diet ketat pun menjadi pilihan untuk tujuan tersebut. Hanya saja, sebaiknya diet ketat tidak dilakukan selama Bunda masih menyusui.
Diet yang terlalu ketat akan mengganggu nutrisi yang masuk ke tubuh Bunda. Pada akhirnya, ini membuat ASI tidak keluar atau produksinya kurang lancar. Bahkan sangat mungkin, kandungan ASI Bunda tidak mengandung nutrisi tepat yang dibutuhkan buah hati.
2. Kurang Minum
Dehidrasi merupakan salah satu penyebab ASI tidak lancar. Menyusui adalah masa Bunda akan mengeluarkan cairan berlebih. Karena itu, menjaga asupan minuman sangat penting agar Bunda tidak mengalami dehidrasi. Jika Bunda kurang minum, dehidrasi sangat mungkin terjadi. Lebih parahnya jika sudah demikian, bisa saja ASI tidak keluar. Yuk, biasakan minum air lebih banyak selama menyusui bayi Bunda.
3. Konsumsi Obat Tertentu
Jenis obat tertentu ternyata bisa mengganggu produksi ASI Bunda. Karena itu, dianjurkan untuk menghindari meminum obat-obatan selama masa awal menyusui jika ingin ASI lancar. Beberapa yang kerap menjadi penyebab ASI tidak keluar adalah jenis obat alergi maupun flu. Nah, Bunda perlu mewaspadainya karena jenis-jenis obatan tersebut sangat mungkin Bunda konsumsi jika sedang merasa tidak enak badan. Apalagi, obat alergi ataupun obat flu dijual bebas di pasaran sehingga sangat mudah didapatkan.
4. Terlalu Banyak Menyantap Rempah-rempah
Tidak semua rempah-rempah bagus untuk ibu menyusui loh, Bun. Soalnya ada beberapa jenis rempah yang justru jadi penyebab ASI tidak lancar. Beberapa contohnya adalah oregano, peterseli, hingga perasan lemon yang bisa menurunkan suplai ASI.
Jadi ketika ASI Bunda tidak lancar, coba cek kembali asupan rempah-rempah tersebut. Cobalah mengurangi penggunaan beberapa jenis rempah tersebut ke dalam makanan sampai produksi ASI Bunda kembali normal.
5. Penggunaan Pil atau Suntikan KB
Pil atau suntikan KB ternyata bisa sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. Jenis alat kontrasepsi ini bisa mengganggu hormon Bunda yang akhirnya membuat produksi ASI kurang lancar. Disarankan untuk tidak lebih dulu menggunakan pil atau suntikan KB setidaknya selama 4 bulan menyusui. Jika ASI sudah lancar, Bunda bisa mencobalah menggunakannya kembali. Jangan lupa konsultasikan dulu ke dokter, ya.
6. Tidak Menyusui Malam Hari
ASI tidak keluar? Coba diingat-ingat, selama ini kebiasaan menyusui buah hati hanya Bunda lakukan ketika siang hari atau juga dilakukan saat malam hari? Faktanya, ketika Bunda jarang menyusui malam hari, produksi ASI cenderung turun. Karena itu, sangat penting menyusui bayi malam hari untuk terus memacu produksi ASI.
Penyebab lancarnya ASI pada malam hari adalah tingkat hormon prolactin yang memicu payudara membuat susu lebih tinggi saat malam. Jika menyusui tidak dilakukan, prolactin ini akan mengendap dan justru membuat produksi susu menjadi terhambat setelahnya.
Cara-Cara Memperlancar ASI Cara Mengatasi ASI tidak keluar
Selain dengan penanganan dan anjuran dari dokter, Bunda bisa mencoba beberapa upaya untuk meningkatkan dan memperlancar ASI berikut ini:
- Segera diberikan ASI setelah bayi dilahirkan (inisiasi menyusu dini).
- Susui Si Kecil setiap 2–3 jam selama beberapa minggu pertama, karena hal ini dapat merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.
- Pastikan mulut Si Kecil melekat dengan benar ke payudara.
- Pastikan agar Si Kecil tidak hanya menyusu dari salah satu payudara saja.
- Hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
- Hindari memberikan empeng pada Si Kecil setidaknya 3–4 minggu setelah ia dilahirkan.
- Cukupi waktu istirahat dan kurangi stres.
- Minum air yang banyak agar tidak dehidrasi dan mencegah produksi ASI menurun.
- Konsumsi makanan yang bergizi.
- Pijatlah payudara secara lembut dengan gerakan maju dari dari dada ke arah puting, karena cara ini dapat meningkatkan jumlah ASI.
Mengatasi ASI Tidak keluar / tdk lancar dengan konsumsi Makanan Alami
1 Daun Katuk
"Daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin atau hormon pelancar ASI. Kadar prolaktin yang tinggi akan meningkatkan, mempercepat dan memperlancar produksi ASI," kata Ameetha saat peluncuran suplemen alami pelancar ASI, Lactaboost, di Jakarta beberapa saat lalu.
2 Daun Basil
Daun yang mirip kemangi ini terkenal baik untuk melancarkan ASI. Selain itu, daun basil juga memberi efek tenang yang membantu ibu baru bisa lebih rileks menjalani hari-hari kurang tidur.
3 Biji Adas
Biji adas atau fennel baik untuk melancarkan ASI. Saat ini sudah banyak dijual biji adas di pasaran. Cara mengonsumsinya mudah, cukup rendam 1 sendok teh biji adas di air, diamkan semalaman, dan minum airnya di pagi hari. Biji adas mengandung kalori, serat, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, potasium, dan mangan. Semua kandungan tersebut tentu sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI dan memperlancar produksinya.
4 Biji Adas
Biji adas atau fennel baik untuk melancarkan ASI. Saat ini sudah banyak dijual biji adas di pasaran. Cara mengonsumsinya mudah, cukup rendam 1 sendok teh biji adas di air, diamkan semalaman, dan minum airnya di pagi hari. Biji adas mengandung kalori, serat, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, potasium, dan mangan. Semua kandungan tersebut tentu sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI dan memperlancar produksinya.
Suplemen Vegan untuk Memperlancar Supply ASI
Susu Almond, Herbilogy Daun Katuk, Herbilogy OIL
Cara mengatasi asi tidak mau keluar / tdk lancar ( Bonus point )

1. Menggunakan pompa ASI Cara lain untuk memberikan stimulus untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memompa ASI. Selain memberikan stimulus pada produksi ASI, pompa juga membantu ibu memiliki simpanan ASI yang cukup untuk bayi. Meski harus diberikan melalui botol, si kecil tetap mendapatkan ASI.
Sebaiknya, hindari memberikan makanan lain selain ASI sebelum anak berusia 6 bulan.
2. Menyusui lebih sering Jika sudah mengetahui bahwa ASI yang diproduksi jumlahnya kurang, ada baiknya ibu mengubah jadwal menyusui.
Cobalah untuk menyusui lebih sering dibanding ibu lainnya. Bayi yang sering menghisap akan membantu stimulus pada payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak.
Intensitas yang meningkat juga membantu si kecil tetap terpenuhi kebutuhan ASInya.
Artikel menarik lainya :
Manfaat Gluten Free untuk Kehidupan
Makanan Penurun Trigliserida yang Bagus
Source preference

